WWW.PONDOKPUTRI.CO.NR

Situs Cerita Dewasa Indonesia

CLOSED

WWW.PONDOK-PUTRI.TK

THIS SITE CLOSED
PLEASE VISITED

WWW.PONDOK-PUTRI.TK

or

WWW.PONDOKPUTRI.CO.NR

Sex di Warnet

Pondok PutriJudul : Sex di Warnet
Pengirim : Admin (putri)

Cerita ini bermula saat aku di bangku kuliah dulu. Aku kuliah di sebuah Sekolah Tinggi Ilmu Informatika di Jakarta Selatan. Singkatnya, banyaknya waktu luang yang aku punya sepulang kuliah membuat aku ingin mencari kesibukan baru. Sampailah dimana aku mempunyai kebiasaan chatting melalui MIRC. Setiap hari sepulang kuliah, aku selalu menyempatkan diri untuk pergi ke warnet utuk chatting atau sekedar browsing mencari-cari gambar atau filem bokep. Di chatting, aku berkenalan dengan seorang wanita bernama Wulan, mahasiswi Desain grafis di salah satu Universitas di Jakarta. Hampir setiap hari aku chat dengannya. Sekedar basa basi atau saling curhat satu sama lain. Kami berdua sering bertukar foto via E-mail, karena dulu belum tau friendster n’ hape belum bisa MMS. Sejujurnya, Wulan tidak cantik, cenderung tomboy dan dia anak Indies (tau donk). Yang membuat saya tertarik adalah dia berkulit putih bersih dan enak untuk diajak ngobrol. Pembawaannya selalu ceria, seolah dia tidak pernah merasakan sedih.

Sampai suatu hari kami sepakat untuk kopi darat. aku menentukan tempatnya, yaitu di Mall Ciputra, Grogol.. Oh iya, Wulan bertempat tinggal di Rawamangun, jadi untuk ke Citraland mungkin jaraknya lumayan jauh. Tapi aku menjanjikan akan mengantar dia pulang nanti.

Hari pertemuan pun tiba. Jantungku lumayan berdebar. Setelah bertemu debaran jantungku semakin kencang tapi lama kelamaan hilang setelah kami mulai mengobrol. Kami berjalan-jalan sebentar dan mampir di McDon*ld untuk makan. Setelah selesai makan, dia memintaku mengantarnya pulang.
Baca entri selengkapnya »

Orgy dan Suster Cantik Rumah Sakit

Pondok PutriJudul : Orgy dan Suster Cantik Rumah Sakit
Pengirim : Admin (putri)

Peristiwa ini terjadi awal April 1990 yang lalu pada waktu penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sedang mewabah. Nah, waktu itu aku juga terkena penyakit DBD tersebut.

Pagi itu, setelah bangun tidur, aku merasa pusing sekali, suhu tubuh tinggi dan pegal-pegal di sekujur tubuh. Padahal kemarin siangnya, aku masih bisa mengemudikan mobilku seperti biasa, tanpa ada gangguan apa-apa. Keesokan sorenya, karena kondisi tubuhku semakin memburuk, akhirnya aku pergi ke Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta. Ketika aku periksa darah di laboratorium klinik di rumah sakit tersebut, ternyata hasilnya trombosit-ku turun jauh menjadi hampir separuh trombosit yang normal. Akhirnya karena aku tidak mau menanggung resiko, sore itu juga aku terpaksa harus rawat inap alias diopname di rumah sakit tersebut.

Pondok Putri : Lia Sang PramugariAku memperoleh kamar di kelas satu. Itu pun satu-satunya kamar yang masih tersedia di rumah sakit tersebut. Kamar-kamar lainnya sudah penuh terisi pasien, yang sebagian besar di antaranya juga menderita DBD sepertiku. Di kamar itu, ada dua tempat tidur, satu milikku dan satunya lagi untuk seorang pasien lagi, tentu saja cowok juga dong. Kalau cewek sih bakal jadi huru-hara tuh! Dari hasil ngobrol-ngobrol aku dengannya, ketahuan bahwa dia sakit gejala tifus.

Akhirnya, aku menghabiskan malam itu berbaring di rumah sakit. Perasaanku bosan sekali. Padahal aku baru beberapa jam saja di situ. Tapi untung saja, teman sekamarku senang sekali mengobrol. Jadi tidak terasa, tahu-tahu jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Di samping mata sudah mengantuk, juga kami berdua ditegur oleh seorang suster dan dinasehati supaya istirahat. Aku dan teman baruku itu tidur.
Baca entri selengkapnya »

Wiwin dan Viviana Sang Suster Hebat

Pondok PutriJudul : Wiwin dan Viviana Sang Suster Hebat
Pengirim : Admin (putri)

Saya ingin menceritakan suatu pengalaman seks yang pertama kali saya alami pada masa remaja. Saat itu saya berumur 14 tahun. Saya sering sakit-sakitan kala itu. Sampai-sampai suatu hari saya harus dirawat di rumah sakit A, di kota Surabaya. Sakit yang saya derita adalah karena terjadinya pembengkakan di saluran jantung saya. Telapak kaki saya bengkak-bengkak dan kalau saya lari lebih dari satu kilometer, saya langsung ngos-ngosan. Ibu saya kemudian memutuskan saya untuk meminta perawatan dokter S, ahli jantung terkenal saat itu. Si dokter malam itu juga meminta saya dirawat inap di rumah sakit. Nah, dari rumah sakit itulah, saya mengalami pengalaman seks terhebat yang akan saya kenang seumur hidup saya.

Pondok Putri : Wiwin dan Viviana Sang Suster HebatKarena minum obat yang diberikan dokter, malam pertama saya menginap di rumah sakit, saya tidak bisa tidur. Saya maunya kencing terus. Sebuah botol besar telah disiapkan untuk menampung air urine saya. Otomatis, penis saya harus dimasukkan ke botol itu. Oleh dokter, saya tidak diperbolehkan untuk turun dari tempat tidur. Jadi sambil tiduran, saya tinggal memasukkan penis ke dalam botol yang sudah ada di samping ranjang. Ada satu perawat yang rupanya begitu telaten menjaga dan merawat saya malam itu. Seharusnya ia tidak boleh memperhatikan saya membuang urine di botol. Tetapi tatkala saya membuka piyama dan celana dalam saya, dan mengarahkan penis ke mulut botol, eh si perawat yang belakangan kuketahui bernama Wiwin D**** (edited) malah membantu memegang penis saya. Dengan pelan dan lembut tangan kirinya memegang penis kecil saya yang masih kecil, sedangkan tangan kanannya ikut memegang botol itu. Setelah urine saya keluar, ia membersihkan penis saya dengan tissue. Sambil terus membersihkannya, ia memperhatikanku dengan senyuman aneh.
Baca entri selengkapnya »

Lia Sang Pramugari

Pondok PutriJudul : Lia Sang Pramugari
Pengirim : Admin (putri)

Aku lahir dari keluarga yang kaya, di Singapura. Usaha ayahku di bidang eksport/import makanan beku mengharuskanku untuk sering keluar negeri bertemu dengan klien.

Suatu waktu, aku harus terbang ke LA. Dan perjalanan selama 15 jam dari Singapura direct ke LA sangatlah panjang dan membosankan. Aku sudah menonton tiga film, makan dua kali dan masih ada sisa 7 jam perjalanan.

Pondok Putri : Lia Sang PramugariKarena aku duduk di bussiness class di upper deck, aku bisa leluasa turun ke lower deck. Karena dua-duanya adalah zone Bussiness Class. Sekitar lima menit, aku melihat pemandangan awan dari jendela kecil.

” Excuse me, sir… ” sebuah suara halus menyapaku dengan ramah. Ternyata seorang pramugari muda berwajah manis sedang tersenyum padaku. ” Are you from upper deck? ” Aku mengangguk, ” Yeah… why? ” aku mengintip name tag di dadanya.

Yuliana Sastri… wah nama indonesia nih ! ” I am just checking to see whether you need anything, because you have been looking out for quiet a long time… ” jawabnya dengan sopan. ” Dari Indonesia ya kamu? ” todongku. ” Lho… iya ! Bapak dari Indo juga? ” tanya lagi. ” Uh kok Bapak sih… belum juga tua, kok dipanggil Bapak… panggil nama aja… aku Joe… ” ” Oh… saya Lia… Bapak eh… kamu mau ke LA ya? ” kemudian kami ngobrol ngalor ngidul selama tigapuluh menit.
Baca entri selengkapnya »

Anti, Sang Pembuka Gerbang

Pondok PutriJudul : Anti, Sang Pembuka Gerbang
Pengirim : Admin (putri)

Malam ini sesuai dengan janjinya di telepon, Dino berangkat kearah Soreang hendak menemui Anti, gadis manis yang telah beberapa bulan ini selalu menghiasi hari-harinya. Mreka bertemu pada sebuah acara ulang tahun temannya Dino yang diadakan pada sebuah diskotik di pusat kota Bandung. Saat mereka berkenalan Anti bersama-sama dengan 2 orang temannya yang lain, Fitri dan Wida. Mereka bertiga adalah sahabat yang tinggal di sebuah kost-an dengan kamar yang berbeda. Mereka bertiga bekerja pada sebuah perusahaan yang sama.

Mereka bertiga memang berasal dari kota yang sama. Bertemu setelah masing-masing mereka menyadari ternyata berasal dari kota yang sama.

Anti yang lebih kalem dengan cepat menarik perhatiaan Dino, meskipun Fitri yang lebih lincah sering menarik perhatiannya juga. Hanya Wida yang termuda diantara mereka yang kelihatannya tak menampilkan sikap yang menonjol.

Anti berkulit bersih, hitam manis tetapi dengan postur yang sedang-sedang saja. Tingginya juga hanya sepundak Dino yang 170 cm. tetapi yang menarik padanya adalah tutur sapanya yang lembut, sopan tetapi sangat berisi. Kata-katanya sangat tertata rapi dengan isi pembicaraan yang bernas. Sense of humornya juga bagus. Tidak vulgar dan cenderung penuh dengan arti-arti tersirat.

Hubungan Dino dan Anti dalam berpacaran juga seperti biasanya anak muda yang lain, penuh dengan kemesraan, konflik-konflik kecil yang membumbui jalinan yang tercipta, Kadang percik-percik nafsu birahi juga timbul di sela-sela percumbuan mereka. Membuat mereka harus menghentikan percumbuan mereka sebelum terlalu jauh.
Baca entri selengkapnya »

Buah Dada Gadis Salon

Pondok PutriJudul : Buah Dada Gadis Salon
Pengirim : Admin (putri)

Hari ini aku lelah sekali. Sehabis meeting tadi siang yang membosankan membuat badan dan pikiranku capai sekali. Aku memutuskan untuk pergi ke salon untuk sekedar creambath dan refleksi saat pulang kantor nanti.

Sambil menunggu jam pulang kantor aku browsing internet sambil menghirup secangkir kopi. Kubuka e-mailku dan kubaca beberapa surat dari pembaca. Banyak yang menyukai membaca pengalamanku, dan beberapa tidak. Aku hanya membalas kalau ceritaku tidak berkenan di hati pembaca, anggap saja cerita ini hanya fiksi belaka. Meski aku merasa tidak mendapat kepuasan, bila aku hanya membuat cerita fiksi belaka.

Tak lupa, kubuka juga forum PondokPutri untuk membaca posting cerita-cerita baru di sana. Setelah membaca beberapa cerita, nafsu birahikupun timbul. Kupanggil Lia sekretarisku untuk memuaskan nafsuku.

“Lia kemari sebentar,” kataku lewat telepon.
“Baik Pak,” suara Lia yang merdu terdengar.
Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 90 pengikut lainnya.