Kelakuan Istri Kakakku

by Putri


Pondok PutriJudul : Kelakuan Istri Kakakku
Pengirim : Doddy
Email : doddy4creative@gmail.com

Mungkin sudah nasibku, untuk pertama kalinya aku mengerti tentang sex dari istri kakakku.

Pada suatu malam, aku tidur dikamarku sendiri dengan sangat pulas karena saking lelahnya kegiatan sekolah. Seingatku aku memang sedang bermimpi bertemu seseorang yang aku kenal tapi lupa namanya. Yang jelas wanita … ia tersenyum, dan membelai wajahku dengan lembut. Sungguh terasa aku dimanjakan.
Entah mengapa, dia mengulum bibirku … Dan aku terperangah, karena pertama kalinya aku merasakannya, nikmat !

Berselang waktu, setahuku aku tak lagi berbusana … dan wanita itu telah mengulum penisku yang, “akh” … serasa nikmat disedot, dijilat. Mungkin kurasa, aku melayang-layang dibuatnya …

Tiba-tiba, wanita itu menindih aku …
Dan aku terbangun karenanya. Ternyata aku melihat istri kakakku menindih aku, sambil menikmati seakan bersenggama.

Tanpa mengganggu imajinasinya, aku mencoba pura-pura tidur (padahal udah terbangun) dan mengimbangi gerakannya. Sayang aku tak telanjang, dan diapun tak melepaskan bluesnya …

Tapi yang aku gak bisa kompromi, penisku telah tegang dan serasa basah. Aku malu untuk bangun, karena dia istri kakakku (pikiranku ga karuan, koq bisa begini).

Aku tetap pura-pura tidur, tapi dia tidak membiarkan diriku begitu saja. Mulai dilepas celana pendekku, yang menjadi kebiasaanku tidur tanpa celana dalam. Aku tetap diam saja, dan kini aku pasrah karena penisku yang sudah jadi bahan mainan dia. Persis seperti dalam mimpiku, dan aku tak kuat lagi, disaat dia mengocok penisku dengan cepat.

Dan “agh …” cairan spermaku muntah mengenai wajahnya. Tapi dia malah menjilatinya sampai bersih.

Oh, nasibku … keperjakaanku direnggut istri kakakku. Jujur ini baru pertama kali buatku bermain sex.

Entah, apalagi kelakuannya, ia melepaskan blues dan celana dalamnya dan kini naik menindihku lagi …

Cuma ini ada yang lain, penisku serasa menggesek sesuatu yang hangat dan menggigit. oh, Tuhan … mati aku, aku telah ternoda. Dan begitu lincahnya dia hingga aku merasakan nikmatnya syurga. Wow … tanpa sadar aku mendesis keras dan membuatnya dia menghentikan gerakan naik-turunnya.

Dia hampiri wajahku, yang ketahuan kalau aku sudah terbangun. Dia seakan menghipnotis aku dengan satu gerakan jari telunjuk yang kubaca sebagai perintah untuk bangun.

Aku turuti kemauannya, karena aku akhirnya penasaran. Dan dia katakan, “sekarang kamu diatas” …

Aku menggangguk tanda setuju, dan dia merebahkan diri ditempatku semula, dan aku mulai menindihnya. Tapi tangan dia meraih penisku dan menuntun masuk ke liang vaginanya.

Dan aku seperti orang tergelincir, tiba-tiba penisku sudah masuk dalam ke liang vaginanya. “blussss …”

Ntah mengapa instingku menuntunku untuk membuat tubuhku naik turun, makin lama makin kencang … diapun raungannya makin beringas.

Aku sih gak perdulikan dia, tapi aku hanya menikmati betapa tak terhingga rasanya vagina yang hangat dan menggigit-gigit itu. Oh …

Dan aku merasakan vagina itu benar-benar basah, dan aku seakan terdorong keras untuk menyemprotkan sesuatu pada liang vagina, dan …

“crot crot crot … kubuang jutaan sperma diliang itu, dan aku terbayang bagaimana kalo nantinya dia menjadi hamil karena aku dan kakakku tahu …
Mati aku ?!

Ya, Tuhan … maafkan khilafku yang bodoh ini. Dan tubuhku roboh disampingnya, dengan ribuan rasa takutku. Dia hanya tersenyum, dan mencium pipiku … berdiri dan kenakan kembali bluesnya. Dan aku ditinggal sendiri meratapi nasibku yang sudah terenggut keperjakaanku oleh istri kakakku.

(patut direnungkan buat yang mempertahankan keperjakaan)

TAMAT